Barzahh
Artinya pemisah. Para ulama
mengartikan alam barzakh sebagai periode antara kehidupan dunia dan akhirat.
Keberadan di sana memungkinkan
seseorang untuk melihat kehidupan dunia dan akhirat. Kehidupan di sana bagaikan
dalam suatu ruangan yang terpisah yang terbuat dari kaca. Kehidupan penghuninya
dapat melihat hari kemudian sedangkan mereka juga melihat kita yang hidup di
pentas dunia ini. al-Qur’an melukiskan keadaan orang kafir ketika itu pada
surat Al-Mu’minun ayat 45-46.
Roh dapat merasakan bahwa ajal
sudah dekat
1.
Imam Ghazali
Diceritakan oleh Al-Jauzi dari saudaranya Ahmad : suatu
waktu pada hari senin waktu subuh, saudaraku imam Ghazali berwudhu’ lalu
sembahyang kemudian berkata : Aku memerlukan kafan. Dia terus mengambil kafan
itu, menciumnya serta menutupkannya ke atas kedua belah matanya. Kemudian
berkata : saya dengar dan taat untuk masuk menemui Allah. Kemudian meluruskan
kakinya dan menghadap kiblat setelah itu beliau pun pergi menuju keridhaan
Allah.
2.
An-Naqrasyi, perdana menteri Mesir masa lalu.
Pada suatu malam dia pergi ke perkuburan temannya
Ahmad Mahir. Padahal tidak biasanya ia lakukan. Pada malam itu juga ia
meninggal lalu bertetangga dengan temannya yang ia ziarahi itu.
3.
Aisyah : aku tidak percaya lagi ada orang
meninggal dengan mudah setelah melihat bagaimana Rasulullah mengakhiri
hidupnya.
4.
Menjelang kematian Amr bin Ash ditanya ; bagaimana
perasaanmu? Dijawab, rasanya seolah-olah langit sudah runtuh dan rohku seperti
keluar dari lubang jarum. Bahkan diri ini seperti barang yang di goreng dalam
kuali tidak mati sehingga dapat berehat dan tidak sanggup terbang untuk tenang.
5.
Ketika ibnul mubarak sudah dkat ajalnya dia buka
kedua matanya sambil tertawa dan berkata : “untuk kemenangan serupa ini,
hendaklah berusaha orang-orang yang beramal”
Keutamaan sahabat
Rasulullah saw bersabda : jangan mencaci
sahabatku, demi Allah yang jiwaku ada di tangannya, sesungguhnya seandainya
kamu membelanjakan emas sebesar uhud, niscaya hal itu tidak akan menyamai satu
amal salah seorang dari mereka dan tidak pula setengahnya (HR. Ahmad dan
Bukhari)
Musuh-musuh Islam senantiasa memfitnah:
Islam disebarkan dengan menggunakan pedang. Tapi
mereka tidak pernah menjawab ketka dipertanyakan siapa yang menyuap Carlyle
1840 ketika membela Muhammad dan menyangkal pernyataan tentang pedang. Tidak
ada seorang pun yang disuap, ketika itu seluruh muslim dalam kemiskinan.
Negaa-negara Islam berada dalam kekuasaan bangsa kristen kecuali beberapa
negara kecil seperti; iran, afghanistan dan turki yang tetap merdeka. Tidak ada
kekayaan yang bisa di sombongkan dan tidak ada uang untuk menyuap orang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar